5 Kelemahan Berjualan Online Di Sosial Media

Sekarang ini Zamanya berbisnis online lewat Sosial Media. Selain mudah untuk dijalankan, berbisnis lewat sosial media juga berpotensi untuk mengundang pelanggan baru yang mungkin belum pernah kita jumpai sebelumnya. tidak hanya untuk Indonesia, Sosial media bisa mempromosikan usaha kita hingga ke berbagai negara lainya.

Walaupun banyak yang berhasil sukses menjalankan usaha online lewat sosial media, ternyata berjualan online ini memiliki beberapa kelemahan juga. Disadari atau tidak, kelemahan ini bisa berdampak buruk bagi usaha yang sedang anda jalankan.

Berikut 5 kelemahan berjualan online di sosial media yang harus anda ketahui 

 

 

  1. Mudah Tenggelam

 

Mungkin anda baru menyadari hal ini, terutama bagi anda yang baru memulai usaha online dan berjualan di sosial media facebook. Saat kita mempost promosi jualan kita di timeline facebook, mungkin postingan tersebut hanya akan bertahan hingga 1 Jam, dan bisa terbaca oleh pengunjung facebook. Semakin banyak pertemanan maka posting tersebut akan semakin cepat tenggelam dari timeline.

 

  1. Menggunakan Hastag Juga Mudah Tenggelam

 

Facebook, Instagram, Twitter dan Juga Path memungkinkan penggunanya untuk menambahkan hastag setelah mereka membuat postingan. Tujuanya adalah untuk memunculkan postingan tersebut di Hastag khusus. Namun, sama hal nya dengan facebook, hal ini akan membuat postingan kita cepat tenggelam, mengingat banyaknya orang memposting pada hastag terkait, apalagi hastagnya yang cukup populer.

 

  1. Promosi Untuk Sesama Pengguna

 

Jika anda berpromosi di facebook, maka yang akan melihat iklan anda hanyalah pengguna Facebook saja, sementara flatform lainya tidak bisa mengakses hal ini. untuk antisipasinya, jika anda memang serius jualan online seperti di facebook, maka perbanyak pertemanan anda, dengan pengguna aktif tentunya.

 

  1. Sulit Ditemukan Pada Pencarian

 

Sosial media dapat memudahkan akses kita terhadap sebuah informasi dengan menggunakan pencarian memakai kata kunci khusus, namun ini hanya berlaku untuk pencarian profile seseorang , Grup atau halaman fan page saja. begitupun dengan Instagram, kita bisa melakukan pencarian dengan hastag, tapi tidak bisa menemukan konten yang dimaksud secara langsung.

 

  1. Konten Sosial Media Sulit Terindek di Google

 

Sepertinya Google masih menjadi Jawara dalam hal pencarian. Berbeda dengan beberapa sosial media, yang masih terbatas dan bahkan cukup sulit untuk ditemukan di Google. Hal ini terjadi karena memang platform sosial media bukan untuk pencarian umum, melainkan untuk pencarian hal-hal tertentu saja. sebaiknya selain sosial media, gunakan Blog juga untuk berpromosi.

 

Gunakan Blog Juga Untuk Berpromosi Online

 

berbeda dengan sosial media lainya, Blog ternyata lebih efektif untuk bisa terdeteksi di google, terlebih jika menggunakan akhiran .com. sebaiknya anda juga memaksimalkan fungsi SEO dalam konten promosi yang dibuat , agar lebih cepat terdeteksi oleh Google. Kelemahan berjualan online di sosial media akan teratasi dengan Blog.