3 PRINSIP PENTING JUALAN LARIS DI FACEBOOK

Ada 3 prinsip penting yang harus sahabat olshop perhatikan jika ingin jualan laris di Facebook (khususnya di FB personal) berikut poin-poinnya:

Prinsip 1 : No Interaction, No Transaction

"Tanpa Interaksi, tak akan ada Transaksi"

Ya, seringkali kita tidak menyadari bahwa terlalu sering promosi tanpa adanya ienteraksi yang natural justru akan berefek buruk pada penjualan Anda. Jangan harap ada transaksi, kalau status Facebook Anda isinya cuma promosi, promosi, dan promosi. Friendlist Anda akan bosan, jenuh, risih bahkan mungkin bisa saja akun  Anda akan di unfriend. Cerdaslah dalam berpromosi.

Ingat, ini Facebook: sosial media, bukan selling media. Friendlist Anda itu orang yang punya perasaan, perlu diperhatikan dan perlu interkasi dan komunikasi. Coba Like dan komen status mereka, respon dan tanggapi status frienslist Anda. Chit chat dengan mereka. Bahkan, sesekali, share status merekan yang sekiranya bermanfaat. Bangun hubungan emosional terlebih dahulu, bangun kepercayaan terlebih dahulu.

Prinsip 2: Semakin Bagusnya Relasinya, Semakin Tinggi Konversinya

Kalau hubungan Anda dengan teman-teman Facebook Anda bagus, InsyaAllah konversinya juga akan tinggi.

Ingat, konversi itu efek dari bagusnya relasi. Kenapa orang rela beli produk sejenis dari Anda, bukan dari pesaing Anda? Karena mereka nyamannya dengan Anda. Masih ingat kan, 83% orang beli produk karena mereka suka dengan penjualnya, bukan karena semata produknya. Seperti pada prinsip no 1 bahwa Anda harus membangun hubungan emosional dengan para friendlist Anda. Lupakan dulu sejenak tentang promosi. Fokuslah membangun network dan relasi. Kenali friendlist-frienlist akun Anda dan sebaliknya pastikan mereka mengenali siapa Anda. 

- Pastikan orang tahu tentang Anda
- Orang tahu Anda menjual apa
- Orang nyaman beli produk ke Anda

Fokus saja membangun personal brand Anda, konversi atau sales hanyalah efek.

Prinsip 3:Sharing-sharing dahulu, selling-selling kemudian

Jangan pernah dibalik-balik. Banyak orang hobinya jualan, tapi lupa untuk memberikan benefit efect terlebih dahulu. 

Kalau di Facebook, ya Anda perlu banyak sharing dulu. Edukasi mereka, sampai benar-benar aware akan pentingnya produk Anda. Anda bisa sharing tentang tips, informasi yang bermanfaat atau topik lainnya yang masih ada korelasinya dengan produk yang Anda jual. Pastikan setiap Anda membuat status, status Anda bernilai positif. Hindari membuat status yang negatif seperti mengeluh, mengumpat, menyebar hoax dan lain sebagainya. Status Anda menggambarkan karakter dan kredibelitas Anda. Karakter Anda akan menjadi interpretasi dari brand imad Anda dan juga preoduk Anda.

Sebagai tambahan Ada beberapa hal yang menjadi tugas Anda:

- Orang tahu siapa Anda
- Orang tahu Anda menjual apa
- Orang percaya pada Anda karena Anda memiliki nilai positif
- Orang puas dengan konten-konten Anda
- Orang bertransaksi dengan Anda
- Orang merekomendasikan Anda ke orang lain

 

Nah, pertanyaannya, sekarang Anda sudah begitu belum?

Kalau belum, yuk mulai ubah cara mainnya. Ubah mindsetnya. Kalau mindsetnya berubah, InsyaAllah omsetnya berubah. 

Mulai sekarang, ubah mindset Anda. Gunakan Facebook sebijak mungkin. Lakukan fungsi utamanya. Apakah itu? Berjejaring. Kalaupun Anda ingin gunakan Facebook untuk jualan, ya lakukan dengan elegan dan bermain cantik.

Ingat, friend itu artinya teman, bukan korban.
Berjejaringlah dengan mereka, teman Anda.

"Bangunlah interaksi. Hidupkan Facebook Anda.
Manusiakan teman Anda..."

InsyaAllah jualan Anda akan lebih meningkat karena yang Anda jual bukan produk tapi "silaturahmi" dan menjual manfaat.

Oya Satu lagi yang harus Anda ketahui tentang meningkatkan omset dan konversi jualan di Facebook adalah meningkatkan LEADS. Apa itu LEADS? akan kami bahas di artikel berikutnya. :)

 

SALAM FREE CASH.

By: Kang Rachman